Pontianak (ANTARA News) - Pertumbuhan Muslim Tionghoa di Indonesia semakin pesat, khususnya di Jakarta, Surabaya, dan Semarang, kata Wakil Ketua Bidang Kesra DPP Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Budijono.
"Di Jakarta saja jumlah Muslim Tionghoa saat ini sudah ratusan ribu orang," kata Budijono yang juga memiliki nama Nurul Fajar, di sela Dialog Pengembangan Wawasan Multikultural antar Pimpinan Pusat dan Daerah Intern Agama Islam di Pontianak, Kalbar, Rabu.
Dari 238 juta jiwa penduduk Indonesia, menurut dia 15 persen di antaranya adalah warga negara Indonesia keturunan Tionghoa, dan sebanyak lima persen dari 15 persen tersebut adalah Muslim, kata Budijono.
Ia mengingatkan, Islam sudah masuk ke China sejak 1.400 tahun lalu ketika Said bin Abu Waqos membangun Mesjid di Guangzhou, China, sementara di Indonesia Islam baru masuk 700 tahun lalu.
"Jadi sebenarnya di China, Islam sudah lebih dulu berkembang dan dianut puluhan juta orang. Kalau ada yang memisahkan antara keturunan China dengan warga Indonesia yang lain itu sebenarnya hanya politik adu domba China-pribumi di masa lalu," katanya.
Ia mencontohkan, istilah "baju koko" bagi pakaian pria untuk sholat, sebenarnya merupakan kosa kata yang berasal dari kalangan orang Tionghoa.
Namun demikian, ujar dia, kebanyakan Muslim Tionghoa di Indonesia bukan karena asal-usulnya memang Muslim, tapi lebih disebabkan masuk Islam karena "panggilan hati".
Pertumbuhan Islam di kalangan warga keturunan Tionghoa akan terus melaju karena menurut dia, ajaran Islam sangat komprehensif dan paling sempurna.
"Saya sebelum ini sudah belajar agama-agama lain, tapi Islam yang menjawab semua pertanyaan saya sekaligus paling logis. Tidak ada dogma dalam Islam. Islam untuk orang yang beriman sekaligus berakal," kata ahli pengobatan yang masuk Islam sejak SMP itu.
Ia mengatakan, PITI juga memiliki program pertukaran ulama antara Muslim keturunan China di Indonesia dan masyarakat Muslim di China.
"Kami juga memiliki korps Mubaligh yang berdakwah untuk kalangan Tionghoa Indonesia. Banyak dari mereka ini masih cadel bahasa Indonesia karena biasa berbahasa China, tapi bahasa Arabnya juga jago," katanya.
sumber: http://www.antaranews.com/berita/1279086011/pertumbuhan-muslim-tionghoa-indonesia-makin-pesat
Tampilkan postingan dengan label Tionghoa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tionghoa. Tampilkan semua postingan
Kamis, 02 Juni 2011
Minggu, 29 Mei 2011
12 Shio - Karakter berdasarkan Zodiak Binatang Cina
Latar Belakang
(Gemintang.com) Shio adalah simbol binatang cina yang mewakili 12 siklus tahunan. Mereka mewakili konsep siklus waktu, tidak seperti konsep waktu Barat yang diwakili dengan bintang-bintang. Kalendar Bulan Cina dibuat berdasarkan siklus dari bulan, dan dibangun dalam format berbeda dari kalendar Barat yang berbasiskan Matahari. Dalam kalendar Cina, awal tahun dimulai antara akhir Januari dan awal Februari. Cina mengadopsi kalender barat sejak tahun 1911, meskipun kalendar lunar (berbasiskan bulan) masih digunakan untuk acara-acara festival seperti Chinese New Year atau yang lebih dikenal dengan Imlek. Banyak kalendar Cina termasuk yang beredar di Indonesia mencetak dua versi baik itu kalendar yang berdasarkan matahari dan penanggalan Cina berdasarkan bulan. Shio binatang juga menandakan fungsi sosial yang berguna untuk mencari tahu umur seseorang. Daripada menanyakan berapa umur seseorang, seringkali orang hanya bertanya apa shio dari orang tersebut. Ini akan menaruh orang tersebut dalam siklus 12 tahun, dan dengan sedikit akal sehat, kita bisa menghitung umur orang tersebut.
Legenda Shio
Menurut legenda tradisional Cina, ke dua belas binatang dikumpulkan dalam satu hari untuk menentukan siapa yang menjadi pemimpin dalam siklus pertahunan. Sang Khalik membuat kontes tersebut: siapapun yang dapat menyeberang sungai akan mendapat giliran pertama, dan sisanya akan mengikuti urutan sesuai dengan kedatangan mereka.
Pada awalnya kedua belas binatang berkumpul di dalamnya termasuk kucing. Kucing memberitahu berita ini kepada teman baiknya si Tikus, dan mereka setuju untuk pergi berdua keesokan harinya. Namun, ketika hari dimana kontes dimulai Tikus tidak membangunkan Kucing, yang sebagai seorang kucing senang sekali tidur sepanjang hari. Maka itu kucing tidak mengikuti lomba dan tidak masuk dalam siklus tahunan shio.
Pada saat kompetesi, tikus yang penuh akal menumpang pada si Kerbau yang kuat dan gagah untuk menyeberangi sungai. Ketika kerbau sudah mau meloncat ke tepian seberang sungai, tanpa sepengetahuan Kerbau, si Tikus meloncat dari punggung kerbau, dan menjadikan dia pemenang kontes. Binatang terakhir adalah binatang malas yaitu Babi yang pemalas, oleh karena itu Tikus menjadi tahun pertama dari siklus shio, dan diakhiri oleh babi tanpa adanya shio Kucing dalam dua belas siklus tahun itu. Dan oleh karena itu juga, menurut legenda, permusuhan antara kucing dengan tikus dimulai dan masih berlanjut sampai sekarang.
Shio Tikus - Karakteristik, Pekerjaan, Calon Pasangan
Feb.18,1912 to Feb.06,1913
Feb.05,1924 to Jan.24,1925
Jan.24,1936 to Feb.10,1937
Feb.10,1948 to Feb.14,1949
Jan.28,1960 to Feb.14,1961
Jan.16,1972 to Feb.02,1973
Feb.02,1984 to Feb.19,1985
Meskipun Tikus dikenal sebagai pembawa penyakit, binatang ini sama sekali beda jika dibandingkan di Cina. Cina dikenal sebagai penghibur yang baik dan kemampuannya dalam menggali dan menjaga nilai-nilai yang ada; Tikus dikenal sebagai symbol keberuntungan dan kesejahteraan di Cina dan Jepang. Pintar dan gerak cepat, Shio Tikus sangat luar biasa. Sangat menyukai rasa enak, Shio ini selalu meninggikan dirinya disetiap kesempatan. Adalah sifat alaminya yang menyenangkan dan tajam, lucu dan menjadi teman yang baik untuk semua orang. Tikus suka ingin tahu siapa yang menjadi temannya dan akan memperlakukan semua teman yang setia dengan perlindungan dan kemurahan yang luar biasa.
Dibalik senyum manisnya, Tikus sering memiliki agenda sendiri. Shio ini dimotivasi oleh kepentingan diri sendiri, yang sering kali jika berhubungan dengan uang; kerakusan menjadi masalah utama jika Tikus tidak berhati-hati menjaga prioritasnya. Sifat alami shio ini yang menyenangkan dan persuasive dapat berguna! Tikus sangat murah hati terhadap komplotannya seperti teman-teman atau keluarga yang sudah membuktikan kesetiannya. Orang lain mungkin menganggap mereka mudah marah dan bermulut tajam. Kepuasan verbal sangat berarti bagi Tikus, Shio yang mudah dikenal orang lain untuk di cintai atau dibenci.
Tikus sering menyukai melihat dari luar, karena dari sana dia bisa melihat bagaimana cara kerja suatu system atau situasi. Tikus selalu mencari pengetahuan yang baru, untuk disimpan atau dibuang. Shio yang selamanya ingin tahu ini juga mempersilahkan penantang yang ingin berkompetisi dengannya. Tikus juga tahu bagaimana caranya menyenangkan diri sendiri.
Pelajaran berharga untuk para Tikus adalah belajar untuk mempertimbangkan orang lain di atas segalanya. Jika mereka dapat meningkatkan nilai diri dan menyadari untuk memberikan ruang bagi orang lain, Tikus akan menemukan kebahagiaan sejati.
Pasangan paling cocok untuk Tikus adalah Naga atau Monyet.
Shio Kerbau - Karakteristik, Pekerjaan, Calon Pasangan
Feb.06,1913 to Jan.25,1914
Jan.25,1925 to Feb.12,1926
Feb.11,1937 to Jan.30,1938
Jan.29,1949 to Feb.16,1950
Feb.15,1961 to Feb.04,1962
Feb.03,1973 to Jan.22,1974
Feb.20,1985 to Feb.08,1986
Kerbau dalam zodiac Cina bukanlah banteng. Berdedikasi dan solid, Shio yang kuat ini dilahirkan sebagai pemimpin, sangat tergantung untuk meraih dan memiliki kemampuan untuk mencapai hal-hal luar biasa. Kerbau cenderung sangat metodikal dan lambat; mereka mendekati projek dengan langkah demi langkah yang menurut mereka terbaik, dan mereka tidak pernah kehilangan focus terhadap tujuannya. Mereka adalah pekerja yang tidak mengenal lelah yang sangat perhatian terhadap hal-hal kecil dan percaya untuk mengawali segala sesuatu dengan benar.
Dunia mungkin menganggap Kerbau sebagai orang yang terlalu serius atau tidak mampu untuk santai. Mereka memang sedikit kurang social secara alami dan cenderung menjadi introvert dalam keramaian. Yang memperburuk lagi, mereka tidak khawatir mengenai apa kata orang terhadap dirinya dan lebih memilih melakukan apa yang menurut mereke terbaik. Dibalik ketenangan itu, hidup sebagai Kerbau dapat merasa tertekan, kesepian dan tidak dapat berhubungan dengan baik dengan orang lain. Keluarga dan teman adalah sumber terbaik untuk menenangkan Kerbau, meskipun mereka tidak mengerti bagaimana membuat si Kerbau tenang. Sebagai pecinta, teman, keluarga, Kerbau menjadi teman yang penyayang, penyabar yang sangat melindungi dan dapat dipercaya.
Di luar dunia, Kerbau cenderung menjadi keras kepala, dogmatis, jenis orang yang memilih jalan sendiri yang tidak mengenal konsep untuk mengalah.Kerbau tidak peduli jika ditekan, karena mereka menganggap merekalah yang terbaik dalam Shio Cina. Ada kebenaran dari teori tersebut, karena Kerbau sangat pandai, dapat dipercaya, peduli dan dihormati. Jika kamu membutuhkan kejujuran, tegar dan nasihat yang terbuka, carilah si Kerbau.
Pelajaran terbaik untuk si hebat Kerbau adalah untuk berjuang mengalahkan sifat alami yang membuat mereka tidak dapat dekat dengan orang lain. Jika mereka dapat belajar untuk menghargai kualitas diri, mereka akan memiliki ruang di hati orang lain.
Pasangan yang cocok untuk Kerbau adalah Ular atau Ayam.
Shio Macan - Karakteristik, Pekerjaan, Calon Pasangan
Jan.26,1914 to Feb.13,1915
Feb.13,1926 to Feb.01,1927
Jan.31,1938 to Feb.18,1939
Feb.17,1950 to Feb.05,1951
Feb.05,1962 to Jan.24,1963
Jan.23,1974 to Feb.10,1975
Jan.09,1986 to Jan.28,1987
Macan mungkin tidak menjadi raja hutan, tapi kucing loreng ini sangat tidak lembut! Pusat perhatian dan mementingkan diri sendiri, Macan dilahirkan sebagai pemimpin. Mereka memiliki otoritas untuk menegur orang lain untuk mengikuti caranya. Meskipun mereka menyenangkan dan suka bergaul, macan terkadang suka menyendiri juga. Kepentingan utama dari Macan adalah mengikuti ambisinya dan menjaga agar tetap mengontrol.
Macan sangat berani jika dibandingkan dengan yang lain dan biasanya memenangkan pertandingan, baik itu di bidang pekerjaan atau urusan ranjang. Tipu daya adalah salah satu keunggulan dari Macan. Mulia dan berhati hangat, Macan memiliki daya tarik tersendiri untuk Shio lainnya. Bukan hanya karena atraksi, Macan seringkali bertarung demi kebaikan jika hasilnya itu berguna. Lawan harus berhati-hati terhadap Shio yang satu ini.
Sedikit berhati-hati adalah hal yang baik untuk si Macan, karena mereka dapat mencakar tanpa peringatan terlebih dahulu. Mereka sangat moody dan sering merasa tegang dibandingkan yang lain. Mereka dapat bertindak buruk jika dalam keadaan tertekan dan mudah sekali marah tanpa mengontrol emosi. Teguran dari Shio ini dapat membuat kabur baik teman maupun musuh-musuhnya.
Pelajaran untuk Macan adalah menjaga segala sesuatu agar tidak terlalu ekstrim. Begitu kucing ini dapat mencari pusat dan mempengaruhi energinya, mereka dapat menyelesaikan banyak hal.
Pasangan yang paling cocok untuk Macan adalah Kuda atau Anjing.
Shio Kelinci - Karakteristik, Pekerjaan, Calon Pasangan
Feb.14,1915 to Feb.16,1916
Feb.02,1927 to Jan.22,1928
Feb.19,1939 to Feb.07,1940
Feb.06,1951 to Jan.26,1952
Jan.25,1963 to Feb.12,1964
Feb.11,1975 to Jan.30,1976
Jan.29,1987 to Feb.16,1988
Pemalu dan atraktif, Shio Kelinci cenderung berperilaku seperti kelinci, suka ataupun tidak! Shio ini sangat popular dan memiliki keluarga besar dan teman. Melengkapi nalurinya untuk melindungi orang yang disayangi, berhubungan dengan masalah romantika, Kelinci selalu memiliki idelistik terhadap hubungan. Kelinci yang sensitive dan manis sering berakhir dengan memberikan lebih ke rekan tanpa memperdulikan realitas atau kesehatan. Kabar baiknya adalah, jika Kelinci sedang tidak seimbang, teman-teman mereka akan mendukung dan mengembalikan keseimbangan hidupnya.
Kelinci adalah Shio yang rapuh yang membutuhkan dasar yang kuat untuk berjuang. Tanpa teman atau keluarga yang mendukung, Kelinci dapat gagal dan kecewa untuk setiap konflik yang terjadi. Rasa sedih yang dialami Kelinci juga dapat menimbulkan penyakit. Kelinci tidak menyukai argument dan konflik lain dan akan mencoba apapun untuk menhindari suatu perkelahian; hasilnya adalah mereka selalu merasa tersisihkan. Kelinci dapat juga menjadi pesimis dan terlihat tidak berkembang kehidupannya seringkali menyembunyikan kelemahannya. Kelinci cenderung bergerak belajar melalui kehidupan sendiri; yang seringkali membuang-buang waktu karena Shio ini tidak tertarik menghadapi masalah dan mengatasinya.
Dengan rekan yang tepat artinya seseorang yang memiliki prinsip tinggi agar tidak ada orang yang mengambil keuntungan dari SHio sensitive ini. Kelinci dapat menjadi pecinta yang baik dan rekan yang melindungi. Kelinci senang untuk menghibur di rumah dan selalu memastikan rumah mereka nyaman. Apa yang diperlukan Kelinci adalah menghargai diri sendiri dan pastinya rasa aman akan datang.
Pasangan yang paling cocok untuk Kelinci adalah Kambing dan Babi.
Shio Naga - Karakteristik, Pekerjaan, Calon Pasangan
Feb.03,1916 to Jan.22,1917
Jan.23,1928 to Feb.09,1929
Feb.08,1940 to Jan.26,1941
Jan.27,1952 to Feb.13,1953
Feb.13,1964 to Feb.01,1965
Jan.31,1976 to Feb.17,1977
Feb.17,1988 to Feb.05,1989
Naga adalah salah satu shio terkuat dan paling beruntung dalam Zodiak atau astrologi Cina. Ini adalah shio yang suka memberi, cerdas dan keras kepala yang tahu apa yang mereka inginkan dan bagaimana meraih keinginan mereka. Naga memiliki beberapa sifat alami, karisma yang menarik yang memastikan mereka pasti dapat meyakinkan atau mempengaruhi pasangan dan juga sering menemukan mereka dalam pusat perhatian di segala situasi social. Bintang ini juga sangat diberkati; Naga biasanya dikenal sangat beruntung untuk masalah percintaan. Teman-teman Naga biasanaya sangat ingin mendengarkan apa yang ingin dibicarakan si Naga dan dalam memberikan nasihat atau pendapat, sang Naga lah yang dapat meraih perhatian.
Ego yang sangat tinggi dimiliki Shio Naga, namun shio ini dikenal dapat memberi motivasi bagi para pengikutnya. Menurut legenda Naga, adalah sifat alami mereka dilahirkan untuk memimpin jalan. Karena mereka beruntung, biasanya Naga memiliki kesempatan yang baik dalam meraih materi yang dapat mensejahterahkan sepanjang kehidupan mereka, meskipun bukan berarti hanya uang yang menjadi motivasi dari Shio ini. Kekuasaan adalah apa yang diinginkan Naga. Shio Naga biasanya dikenal cukup oportunis, selamanya mencari jalan untuk mendapatkan kekuasaan. Sesuai dengan sifatnya, Naga memiliki kelemahan yaitu tidak dapat menerima kondisi jika mereka berada dalam posisi yang dikalahkan.
Fungsi sebagai pemimpin adalah apa yang diinginkan sang naga. Mereka juga pejuang yang baik, tahu apa yang dibutuhkan untuk meraih tingkat tertinggi. Bersaing dengan Naga juga bukan ide yang baik ? monster ini dapat membakar! Pelajaran berharga untuk shio ini adalah kemampuan untuk menerima fleksibilitas, dan toleransi. Menjadi tinggi dan berkuasa dapat menginspirasikan orang lain, namun juga menjadikan Naga hidup berjuang penuh. Jika Naga dapat belajar untuk menyeimbangkan hidup mereka dengan memberikan penghargaan untuk setiap hal kecil, hidup mereka akan menjadi lebih berarti.
Pasangan yang paling cocok untuk Naga adalah Monyet atau Tikus.
Shio Ular - Karakteristik, Pekerjaan, Calon Pasangan
Jan.23,1917 to Feb.10,1918
Feb.10,1929 to Jan.29,1930
Jan.27,1941 to Feb.14,1942
Feb.14,1953 to Feb.02,1954
Feb.02,1965 to Jan.20,1966
Feb.18,1977 to Feb.06,1978
Feb.06,1989 to Jan.26,1990
Popular dan diplomatis, Ular memiliki seni sensual untuk memperdaya musuh. Shio ini memiliki kombinasi menarik antara rasa social dan introvert, intuisi dan kemampuan berbisnis. Ular biasanya sangat beruntung dengan uang dan biasanya akan memiliki hidup yang maksimal, tak peduli bagaimana dia memandang uang; ini mungkin dikarenakan fakta bahwa Ular cenderung berhati-hati untuk menggunakan uang. Mereka lebih aktif secara mental dibandingkan fisik. Ular sering menunda segala sesuatu untuk menganalisa sebelum terjun ke segala sesuatu. Mereka menarik dan penggoda; Shio ini senang menghabiskan waktu sepanjang hari untuk membaca buku dan maka itu sering disalah artikan sebagai pemalas,
Ular sering merasa tidak aman dalam diri mereka sendiri dan cenderung lebih pencemburu, kekasih yang posesif dan dapat merusak hubungan mereka. Ular juga dikenal murah hati, dan kekasih yang mencintai dengan sepenuh hati. Sedikit berbahaya dan pintar, filosofi Ular dan intuisinya secara umum lebih menguasai daripada logika dalam hal perasaan dan insting. Ular akan bergantung dengan dirinya sendiri sebelum mencari saran orang lain. Ini menjadikan Shio ini berhasil dalam semua peluang bisnis, hati-hati dan berpikir dengan jauh diperlukan untuk memulainya.
Ular adalah pekerja keras (meskipun mereka tidak terlihat seperti itu) dan sangat pintar. Ular memiliki naluri yang baik, begitu mereka memulai sesuatu mereka akan berhasil. Oleh karena itu, rekan kerja dan karyawan mereka perlu mengikuti arah dari sang Ular jika tidak mau berurusan dengan dia!
Secara umum, Ular adalah murah hati dan lembut, menyenangkan. Ular perlu belajar untuk rendah hati dan membangun diri sendiri. Begitu Ular menyadari kepercayaan dalam diri sendiri, mereka akan nyaman dengan dirinya sendiri
Pasangan paling cocok untuk Ular adalah Ayam atau Kerbau.
Shio Kuda - Karakteristik, Pekerjaan, Calon Pasangan
Feb.11,1918 to Jan.31,1919
Jan.30,1930 to Feb.16,1931
Jan.15,1942 to Feb.04 1943
Feb.03,1954 to Jan.23,1955
Jan.21,1966 to Feb.08,1967
Feb.07,1978 to Jan.27,1979
Jan.27,1990 to Feb.14,1991
Berterima kasih terhadap ruangan terbuka, karena Kuda membutuhkan sekali ruangan untuk bergerak. Engergik, Shio Kuda dikenal sangat nomaden, berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Semua aktifitas ini mungkin untuk memenuhi hasrat alami mereka. Mereka juga menuntut kebebasan dan kemerdekaan.
Kuda membutuhkan cinta dan keintiman, yang kemudian menjadi pedang bermata dua karena dapat menjebak mereka sendiri. Hubungan cinta cenderung mudah datang ke Shio ini. Shio ini cenderung untuk datang ke hubungan yang kuat. Biasanya kuda adalah penggoda. Anehnya kuda biasanya tertutup tehadap pasangannya, meskipun dia sering menjadi pusat perhatian di lingkungannya.
Sifat yang kurang sabar dari Kuda dapat menjadikan mereka agak sensitif. Mereka cenderung mengambil alih situasi daripada menunggu orang lain yang datang dengan sendirinya. Sifat pengembara sendiri dari Kuda dapat membuat mereka dikucilkan, namun ini juga membuat Shio Kuda menjadi lebih kuat dan itulah kunci keberhasilan mereka. Mereka tidak menyukai rutinitas.
Kuda cenderung untuk tidak melihat terlalu banyak kepada gambaran besar; sebaliknya mereka hanya mengikuti naluri saja, dimana hal ini dapat membahayakan hubungan, pekerjaan, projek dan lain lain. Shio ini juga tahu bagaimana memotivasi orang lain. Begitu mereka menemukan kedamaian dalam diri mereka, mereka dapat menghargai apa yang sudah mereka miliki dan orang-orang disekelilngnya.
Pasangan yang paling cocok untuk Kuda adalah Anjing dan Macan.
Shio Kambing - Karakteristik, Pekerjaan, Calon Pasangan
Feb.01,1919 to Feb.19,1920
Feb.17,1931 to Feb.05,1932
Jan.05,1943 to Jan.24,1944
Jan.24,1955 to Feb.11,1956
Feb.09,1967 to Jan.28,1968
Jan.28,1979 to Feb.15,1980
Feb.15,1991 to Feb.03,1992
Bermimpi sepanjang hari adalah kesukaan dari Shio Kambing. Shio yang kreatif dan misterius ini membutuhkan banyak waktu dalam kesendiriannya untuk berpikir. Kambing biasanya paling nyaman dalam pemikiran mereka sendiri. Shio ini sangat cocok bergerak dalam bidang seni. Kambing cenderung untuk tidak terlalu teratur dan tidak terlalu materialistic secara umum, mencari kekayaan dalam imajinasi mereka. Namun, dalm hal cinta, Kambing dapat menjadi royal dalam memberikan hadiah.
Mungkin temperamen yang artistic yang menyebabkan Kambing sering merasa tidak aman, mereka sangat perlu dicintai dan diakui. Untuk alasan ini, Kambing memiliki kesulitan dalam hal percintaan; semua orang yang memiliki pasangan Kambing perlu tahu, Shio ini memiliki hal yang sensitive dan dapat menjadi sangat ingin tahu terhadap hal-hal yang tidak wajar. Kambing membutuhkan banyak cinta, dukungan dan keterbukaan dari pasangannya. Jika hubungan ditandai dengan konflik, Kambing biasanya mundur ? baik secara fisik ataupun hanya sekedar melarikan diri untuk kembali berimajinasi.
Jika masalah cinta berjalan dengan baik, Kambing tidak ragu-ragu untuk memberitahu pasangannya ? dan mereka dapat benar-benar serius terhadap hal tersebut. Shio ini tentunya akan memberikan bantuan, namun; Kambing biasanya memiliki sisi kemewahan yang tinggi. Penampilan juga sangat penting bagi Kambing, yang juga dapat menjelaskan mengapa mereak dapat menghabiskan waktu dalam merias diri.
Kambing dapat menjadi terkontrol dengan cara belajar untuk relaks dan membiarkan segala sesuatu berjalan dari waktu ke waktu. Begitu mereka yakin bahwa teman dan kekasih mereka tidak meninggalkan mereka, mereka akan meninggalkan hari-hari penuh mimpi.
Pasangan yang paling cocok adalah Babi atau Kelinci.
Shio Monyet - Karakteristik, Pekerjaan, Calon Pasangan
Feb.20,1920 to Feb.07,1921
Feb.06,1932 to Jan.25,1933
Jan.25,1944 to Feb.12,1945
Feb.12,1956 to Jan.30,1957
Jan.30,1968 to Feb.16,1969
Feb.16,1980 to Feb.04,1981
Feb.04,1992 to Jan.22,1993
Monyet terkenal binatang yang menyukai pesta! Menyenangkan dan energik, Shio Monyet dapat menciptakan kesenangan, aktivitas dan menggoda. Mereka benar-benar tahu bagaimana mendapatkan waktu senang dan dapat terlihat berpindah dari satu group teman ke group yang lain, menarik perhatian banyak orang. Selalu semangat, mereka di anggap sebagai selebritis dalam lingkungannya karena selera humor yang tinggi dan pemikiran yang tajam. Bahkan secara mengejutkan, Shio Monyet juga pendengar yang baik dan dapat mengatasi situasi yang menyulitkan. Sifat alami Shio ini adalah keingin tahuan yang menyebabkan mereka menjadi sangat tahu banyak hal diberbagai topic. Monyet memiliki sisi membanggakan diri sendiri dengan cara menarik perhatian rekannya melalui apa yang mereka ketahui.
Monyet cenderung rentan terhadap kecelakaan karena kurangnya pertimbangan dalam berbagai hal. Kepentingan utama dari Shio ini adalah mengejar kesenangannya sendiri; ini bukan hal yang buruk hanya saja inilah sifat alami dari Monyet. Namun, sikap yang kurang berhati-hati dari Monyet dapat membawa mereka ke berbagai masalah. Dalam percintaan, Monyet menciptakan kesenangan, pecinta yang menarik ? namun itu malah dapat menghilangkan suasana romantis. Berita baiknya adalah, sikap lembut dan selera humor si Monyet dapat menjauhkan Monyet dari masalah. Mungkin tidak semua orang akan selalu menang dengan Monyet ? tapi apakah Monyet benar-benar peduli ? Dunia si Monyet, penuh dengan energi dan itu bukan untuk semua orang. Ingat, Shio ini bukan berarti kejam; namun mereka hanya sedikit ingin tahu untuk kebaikan mereka sendiri. Monyet selalu merasa butuh untuk mencoba segala sesuatu setidaknya satu kali.
Monyet juga mencintai diri sendiri yang dapat membawa mereka ke berbagai masalah. Shio ini mungkin memiliki keterbatasan untuk mengontrol diri terhadap makanan, alkhol dan aktivitas menyenangkan lainnya. Adalah waktu berpesta di setiap saat bagi si Monyet, namun meskipun disaat yang menyusahkan si Monyet tahu bagaimana menyentuh hati orang tersebut. Mereka juga tidak takut mengakui kesalahan mereka, tapi setidaknya mereka coba mundur dan menyembunyikan segala sesuatu ? untuk sementara.
Monyet harus belajar untuk memikirkan orang lain selain dirinya sendiri, setidaknya untuk beberapa kali. Dunia sio ini akan semakin lengkap jika mereka menyadari bahwa dunia tidak mengitari diri mereka.
Pasangan yang paling cocok untuk Monyet adalah Tikus dan Naga.
Shio Ayam - Karakteristik, Pekerjaan, Calon Pasangan
Feb.08,1921 to Jan.27,1922
Jan.26,1933 to Feb.13,1934
Feb.13,1945 to Feb.01,1946
Jan.31,1957 to Feb.17,1958
Feb.17,1969 to Feb.05,1970
Feb.05,1981 to Jan.24,1982
Jan.23,1993 to Feb.09,1994
Ayam adalah pemikir yang cepat yang sangat praktikal dan sangat kaya akan pengetahuan, cenderung memilih focus terhadap apa yang sudah dicoba daripada mengambil resiko yang tidak diperlukan. Ayam biasanya pemerhati yang baik. Sangat sulit untuk lari dari perhatian Ayam, karena mereka memiliki mata dibelakang kepalanya! Kualitas ini dapat menjadikan Ayam dianggap sebagai paranormal, tapi sebenarnya bukan seperti itu; sebaliknya, Shio ini senang memperhatikan hal-hal detail yang membuat dia mendapatkan analisa yang kuat. Ayam sangat cocok menjadi pengacara, pembedah otak (?) dan akuntan. Di luar semua itu, Ayam sangat terbuka dan menghargai kejujuran orang lain.
Ayam bukanlah pencuriga dan tidak memiliki kepentingan untuk menyembunyikan keburukan. Mereka buku yang terbuka, mengatakan kebeneran dan menjaga ucapannya. Jika kamu membantu mereka, mereka akan memberi hormat untuk itu. Sifat kepercayaan ini dapat membuat penipu memperdayakan si Ayam, tapi sebenarnya itu bukan ide yang baik. Ingat, Shio ini selalu membuka matanya di setiap waktu.
Ayam juga cenderung sangat perfeksionis dan mengharapkan memegang control, terutama terhadpa penampilan mereka. Berdebat dengan Ayam bisa menjadi sangat lama. Diperhatikan dan dikagumi menjadi impian bagi Ayam, dan mereka dapat menunggu dalam waktu yang lama untuk mendapatkan pengakuan ini. Ayam juga menyukai pergi keluar kota, terlebih jika mereka ada dalam kelompok yang menyukai dia. Ayam sangat memperhatikan penampilan berapapun biaya yang harus dikeluarkan.
Ayam juga mengharapkan control dari sekitarnya, termasuk siapapun itu. Ayam akan menjaga rumah agar tetap rapih dan mengharapkan kekasih, pasangan dan anggota keluarga untuk tetap menjaga kerapihan dan berperilaku baik. Hal ini dapat menjadi masalah bagi orang lain. Ayam perlu mendapatkan rekan yang tepat, orang yang mengerti sifat alami dari Shio ini. Dengan orang yang tepat, Ayam akan sangat setia, mempercayai dan mendukung kekasihnya.
Ayam perlu belajar untuk menghargai hati dan jiwa mereka termasuk penampilan mereka. Mereka sangat pandai dan memiliki pemikiran yang tajam membuat mereka dihargai. Shio ini juga akan berbuat terbaik untuk belajar mengadopsi filosofi "live and let live"; mungkin sama dengan logika yang dimiliki si Ayam adalah tidak efisien untuk menghabiskan waktu mengganggu orang lain akan membantu si Ayam belajar menjadi diri sendiri.
Pasangan yang paling cocok untuk si Ayam adalah Kerbau dan Ular.
Shio Anjing - Karakteristik, Pekerjaan, Calon Pasangan
Jan.28,1922 to Feb.13,1923
Feb.14,1934 to Feb.03,1935
Feb.02,1946 to Jan.21,1947
Feb.18,1958 to Feb.07,1959
Feb.06,1970 to Jan.26,1971
Jan.25,1982 to Feb.12,1983
Feb.10,1994 to Jan.30,1995
Di dunia barat, Anjing dikenal sebagai sahabat terbaik manusia, namun dalam astrologi Cina - shio ini sedikit tidak dapat diprediksi seperti pada umumnya. Mereka yang berada dalam shio ini biasanya setia, dapat dipercaya dan jujur dan selalu patuh terhadap aturan. Namun, shio Anjing agak sulit dalam mempercayai orang lain. Mereka biasanya lebih mempercayai diri sendiri kecuali berbohong untuk kebaikan, Shio Anjing ini biasanya mengatakan apa adanya agar menghindari masalah di kemudian hari. Shio Anjing dapat menjadi teman yang luar biasa, menjaga rahasia dan setia (terlepas dari white lies) dan pendengar yang baik. Shio ini cenderung menjadi sumber dari mereka yang tidak diperhitungkan. Prinsip hidup shio anjing biasanya adalah Hidup dengan Benar, cari orang kecil yang membutuhkan bantuan dan berjuang terhadap ketidakadilan kapan pun dimungkinkan.
Ship Anjing dapat menjadi sedikit dogmatis juga. Mereka jarang bergaul dalam kehidupan sosial, sebaliknya mereka langsung menjuju ke rumah, hanya bergaul terhadap topik yang dianggap penting untuk mereka. Kali ini Shio Anjing yang berpikiran sempit atau keras kepala dapat muncul; shio ini sulit untuk tetap tenang dan berpikir jernih jika ada suatu masalah yang datang. Shio ini juga dapat menjadi sangat temperamenl kehidupan emosionalnya sering berubah-ubah dan seringkali mereka menyendiri untuk menyelesaikan masalah. Sebagian dari masalah adalah hasil dari Shio ini terhadap ketakutan yang tidak masuk di akal yang menjadikan keingintahuan. Mereka yang ada dalam Shio yang sensitif ini perlu untuk menjaga relasi terhadap orang lain dan secara perlahan mempercayai mereka. Tanpa fondasi kepercayaan, Shio Anjing dapat menilai yang buruk terhadap orang lain.
Sifat alami shio anjing membuat mereka menjadi personal businessman yang luar biasa, seseorang yang dapat mengatur segala sesuatu, sifat alami untuk mengatur motivasi dari orang lain. Mengenai masalah cinta, Anjing biasanya membutuhkan waktu yang lama untuk mencari orang yang tepat. Mereka dapat menjadi sangat ingin tahu sehingga malah membuat pasangannya terganggu. Dalam segala forum, Shio ini paling senang jika dapat secara fisik aktif; baik itu di rumah atau di kantor, Anjing akan selalu membuat hal baru atau membersihkan segala sesuatu untuk membuat hal menjadi lebih baik. Shio anjing perlu bekerja untuk mengontrol kekhawatiran mereka, yang biasanya malah mempengaruhi orang yang mereka cintai.
Pasangan yang paling cocok untuk Anjing adalah Macan atau Kuda.
Shio Babi - Karakteristik, Pekerjaan, Calon Pasangan
Feb.16,1923 to Feb.04,1924
Feb.04,1935 to Jan.23,1936
Jan.22,1947 to Feb.09,1948
Feb.08,1959 to Jan.27,1960
Jan.27,1971 to Jan.15,1972
Feb.13,1983 to Feb.01,1984
Jan.31,1995 to Feb.18,1996
Berbeda dengan reputasi buruk yang di kenal, Babi dalam Shio Cina adalah yang paling murah hati dan di hormati dalam Zodiak Cina. Babi sangat baik dan memiliki sikap dan cita rasa yang baik. Mereka memiliki banyak sekali sifat perfeksionis dalam diri mereka sehingga mereka dianggap sebagai pengganggu. Babi sangat terobsesi dengan kemewahan, dan kekayaan (termasuk sekitarnya yaitu makanan, percintaan dan lain lain). Shio ini percaya kualitas terbaik dari kemanusiaan dan pastinya tidak menganggap diri mereka sebagai arogan. Babi juga sangat memperhatikan teman dan keluarga dan bekerja keras untuk menjaga semua orang di dalam hidupnya bahagia. Membantu orang lain adalah kesenangan utama dari Babi, yang merasa terbaik jika semua orang tersenyum.
Sifat alami Babi akan sangat sedih jika tidak ada orang sekitar yang menghargainya. Babi juga sangat murah hati mereka dapat muncul sebagai seorang yang memiliki sifat malaikat; ini dapat membawa mereka ke jiwa yang kurang baik, dan kabar buruknya adalah Babi akan mengambil resiko! Babi menjadi teman yang luar biasa karena mereka menolak untuk melihat keburukan dari suatu hubungan, tapi hal ini dapat membuat orang lain mengambil keuntungan dari si Babi. Berbeda dengan apa yang sudah dijelaskan, Babi juga dapat menjadi sangat kejam jika di kecewakan terutama dalam bidang cinta, persahabatan atau rekan bisnis.
Babi biasanya adalah individu yang sangat pandai, senang belajar, bermain dan terus mencari pengetahuan yang lebih jauh. Mereka dapat dianggap sebagai orang malas, karena kecintaan mereka terhadap hal hal yang baik; Shio ini juga sangat senang menghabiskan waktu bercinta, tidur, dan mandi dalam waktu yang lama. Babi cenderung menjadi rekan hidup yang baik karena hati emas mereka dan kecintaan mereka kepada keluarga. Meskipun begitu, mereka dapat menjadi sangat ekslusif, mencari waktu kosong kepada mereka yang sangat menghargai mereka dan tidak memperdulikan orang lain. Babi akan menyadari hidup mereka akan lebih di butuhkan jika mereka membuka diri ke berbagai tipe orang, mereka akan berkembang.
Pasangan yang paling cocok untuk Babi adalah Kelinci dan Kambing.
Sumber: http://www.gemintang.com/ramalan-nasib-jodoh-masa-depan/shio-cina/
Minggu, 15 Mei 2011
Sejarah Chinese Indonesian (Tiong Hoa)
masa masa awal
Orang dari Tiongkok daratan telah ribuan tahun mengunjungi dan mendiami kepulauan Nusantara. Beberapa catatan tertua ditulis oleh para agamawan, seperti Fa Hien pada abad ke-4 dan I Ching pada abad ke-7. Fa Hien melaporkan suatu kerajaan di Jawa ("To lo mo") dan I Ching ingin datang ke India untuk mempelajari agama Buddha dan singgah dulu di Nusantara untuk belajar bahasa Sansekerta dahulu. Di Jawa ia berguru pada seseorang bernama Jñânabhadra.
Dengan berkembangnya kerajaan-kerajaan di Nusantara, para imigran Tiongkok pun mulai berdatangan, terutama untuk kepentingan perdagangan. Pada prasasti-prasasti dari Jawa orang Cina disebut-sebut sebagai warga asing yang menetap di samping nama-nama sukubangsa dari Nusantara, daratan Asia Tenggara dan anakbenua India. Dalam suatu prasasti perunggu bertahun 860 dari Jawa Timur disebut suatu istilah, Juru Cina, yang berkait dengan jabatan pengurus orang-orang Tionghoa yang tinggal di sana. Beberapa motif relief di Candi Sewu diduga juga mendapat pengaruh dari motif-motif kain sutera Tiongkok.
Catatan Ma Huan, ketika turut serta dalam ekspedisi Cheng Ho, menyebut secara jelas bahwa pedagang Cina muslim menghuni ibukota dan kota-kota bandar Majapahit (abad ke-15) dan membentuk satu dari tiga komponen penduduk kerajaan itu.[9] Ekspedisi Cheng Ho juga meninggalkan jejak di Semarang, ketika orang keduanya, Wang Jinghong, sakit dan memaksa rombongan melepas sauh di Simongan (sekarang bagian dari Kota Semarang). Wang kemudian menetap karena tidak mampu mengikuti ekspedisi selanjutnya. Ia dan pengikutnya menjadi salah satu cikal-bakal warga Tionghoa Semarang. Wang mengabadikan Cheng Ho menjadi sebuah patung (disebut "Mbah Ledakar Juragan Dampo Awang Sam Po Kong"), serta membangun kelenteng Sam Po Kong atau Gedung Batu.[10] Di komplek ini Wang juga dikuburkan dan dijuluki "Mbah Jurumudi Dampo Awang".
Sejumlah sejarawan juga menunjukkan bahwa Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak, memiliki darah Tiongkok selain keturunan Majapahit. Beberapa wali penyebar agama Islam di Jawa juga memiliki darah Tiongkok, meskipun mereka memeluk Islam dan tidak lagi secara aktif mempraktekkan kultur Tionghoa.
Kitab Sunda Tina Layang Parahyang menyebutkan kedatangan rombongan Tionghoa ke muara Ci Sadane (sekarang Teluknaga) pada tahun 1407, di masa daerah itu masih di bawah kekuasaan Kerajaan Sunda (Pajajaran). Pemimpinnya adalah Halung dan mereka terdampar sebelum mencapai tujuan di Kalapa.
masa kolonial
Sebetulnya terdapat juga kelompok Tionghoa yang pernah berjuang melawan Belanda, baik sendiri maupun bersama etnis lain. Bersama etnis Jawa, kelompok Tionghoa berperang melawan VOC tahun 1740-1743 Di Kalimantan Barat, komunitas Tionghoa yang tergabung dalam "Republik" Lanfong berperang dengan pasukan Belanda pada abad XIX.
Dalam perjalanan sejarah pra kemerdekaan, beberapa kali etnis Tionghoa menjadi sasaran pembunuhan massal atau penjarahan, seperti pembantaian di Batavia 1740 dan pembantaian masa perang Jawa 1825-1830. Pembantaian di Batavia tersebut. melahirkan gerakan perlawanan dari etnis Tionghoa yang bergerak di beberapa kota di Jawa Tengah yang dibantu pula oleh etnis Jawa. Pada gilirannya ini mengakibatkan pecahnya kerajaan Mataram. Orang Tionghoa tidak lagi diperbolehkan bermukim di sembarang tempat. Aturan Wijkenstelsel ini menciptakan pemukiman etnis Tionghoa atau pecinan di sejumlah kota besar di Hindia Belanda.
Pendidikan
Kebangkitan nasionalisme di Hindia Belanda tidak terlepas dari perkembangan yang terjadi pada komunitas Tionghoa. Tanggal17 Maret 1900 terbentuk di Batavia Tiong Hoa Hwee Koan (THHK) yang mendirikan sekolah-sekolah, seperti di kota Garut dirintis dan didirikan pada tahun 1907 oleh seorang pengusaha hasil bumi saat itu bernama Lauw O Teng beserta kedua anak lelakinya bernama Lauw Tek Hay dan Lauw Tek Siang,dengan maksud agar orang Tionghoa bisa pintar, (kemudian jumlahnya mencapai 54 buah sekolah dan di tahun 1908 dan mencapai 450 sekolah tahun 1934). Inisiatif ini diikuti oleh etnis lain, seperti keturunan Arab yang mendirikanDjamiat-ul Chair meniru model THHK. Pada gilirannya hal ini menyadarkan priyayi Jawa tentang pentingnya pendidikan bagi generasi muda sehingga dibentuklah Budi Utomo.
Perekonomian
Target pemerintah kolonial untuk mencegah interaksi pribumi dengan etnis Tionghoa melalui aturan passenstelsel dan Wijkenstelsel itu ternyata menciptakan konsentrasi kegiatan ekonomi orang Tionghoa di perkotaan. Ketika perekonomian dunia beralih ke sektor industri, orang-orang Tionghoa paling siap berusaha dengan spesialisasi usaha makanan-minuman, jamu, peralatan rumah tangga, bahan bangunan, pemintalan, batik, kretek dan transportasi. Tahun 1909 di Buitenzorg (Bogor) Sarekat Dagang Islamiyah didirikan oleh RATirtoadisuryo mengikuti model Siang Hwee (kamar dagang orang Tionghoa) yang dibentuk tahun 1906 di Batavia. Bahkan pembentukan Sarekat Islam (SI) di Surakarta tidak terlepas dari pengaruh asosiasi yang lebih dulu dibuat oleh warga Tionghoa. Pendiri SI, Haji Samanhudi, pada mulanya adalah anggota Kong Sing, organisasi paguyuban tolong-menolong orang Tionghoa di Surakarta. Samanhudi juga kemudian membentuk Rekso Rumekso yaitu Kong Sing-nya orang Jawa.
Pergerakan
Pemerintah kolonial Belanda makin kuatir karena Sun Yat Sen memproklamasikan Republik Cina, Januari 1912. Organisasi Tionghoa yang pada mulanya berkecimpung dalam bidang sosial-budaya mulai mengarah kepada politik. Tujuannya menghapuskan perlakukan diskriminatif terhadap orang-orang Tionghoa di Hindia Belanda dalam bidang pendidikan, hukum/peradilan, status sipil, beban pajak, hambatan bergerak dan bertempat tinggal.
Dalam rangka pelaksanaan Politik Etis, pemerintah kolonial berusaha memajukan pendidikan, namun warga Tionghoa tidak diikutkan dalam program tersebut. Padahal orang Tionghoa membayar pajak ganda (pajak penghasilan dan pajak kekayaan). Pajak penghasilan diwajibkan kepada warga pribumi yang bukan petani. Pajak kekayaan (rumah, kuda, kereta, kendaraan bermotor dan peralatan rumah tangga) dikenakan hanya bagi Orang Eropa dan Timur Asing (termasuk orang etnis Tionghoa). Hambatan untuk bergerak dikenakan bagi warga Tionghoa dengan adanya passenstelsel.
Pada waktu terjadinya Sumpah Pemuda, ada beberapa nama dari kelompok Tionghoa sempat hadir, antara lain Kwee Tiam Hong dan tiga pemuda Tionghoa lainnya. Sin Po sebagai koran Melayu Tionghoa juga sangat banyak memberikan sumbangan dalam menyebarkan informasi yang bersifat nasionalis. Pada 1920-an itu, harian Sin Po memelopori penggunaan kata Indonesia bumiputera sebagai pengganti kata Belanda inlander di semua penerbitannya. Langkah ini kemudian diikuti oleh banyak harian lain. Sebagai balas budi, semua pers lokal kemudian mengganti kata "Tjina" dengan kata Tionghoa. Pada 1931 Liem Koen Hian mendirikan PTI, Partai Tionghoa Indonesia (dan bukan Partai Tjina Indonesia
Masa Revolusi dan Pra Kemerdekaan RI
Pada masa revolusi tahun 1945-an, Mayor John Lie yang menyelundupkan barang-barang ke Singapura untuk kepentingan pembiayaan Republik. Rumah Djiaw Kie Siong di Rengasdengklok, dekat Karawang, diambil-alih oleh Tentara Pembela Tanah Air (PETA), kemudian penghuninya dipindahkan agar Bung Karno dan Bung Hatta dapat beristirahat setelah "disingkirkan" dari Jakarta pada tanggal 16 Agustus 1945. Di Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang merumuskan UUD'45 terdapat 4 orang Tionghoa yaitu; Liem Koen Hian, Tan Eng Hoa, Oey Tiang Tjoe, Oey Tjong Hauw, dan di Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) terdapat 1 orang Tionghoa yaitu Drs.Yap Tjwan Bing. Liem Koen Hian yang meninggal dalam status sebagai warganegara asing, sesungguhnya ikut merancang UUD 1945. Lagu Indonesia Raya yang diciptakan oleh W.R. Supratman, pun pertama kali dipublikasikan oleh Koran Sin Po.
Dalam perjuangan fisik ada beberapa pejuang dari kalangan Tionghoa, namun nama mereka tidak banyak dicatat dan diberitakan. Salah seorang yang dikenali ialah Tony Wen, yaitu orang yang terlibat dalam penurunan bendera Belanda di Hotel Oranye Surabaya.
Pasca Kemerdekaan
Orde Lama
Pada Orde Lama, terdapat beberapa menteri Republik Indonesia dari keturunan Tionghoa seperti Oei Tjoe Tat, Ong Eng Die, Siauw Giok Tjhan, dll. Bahkan Oei Tjoe Tat pernah diangkat sebagai salah satu Tangan Kanan Ir. Soekarno pada masa Kabinet Dwikora. Pada masa ini hubungan Ir. Soekarno dengan beberapa tokoh dari kalangan Tionghoa dapat dikatakan sangat baik. Walau pada Orde Lama terdapat beberapa kebijakan politik yang diskriminatif seperti Peraturan Pemerintah No. 10 tahun 1959 yang melarang WNA Tionghoa untuk berdagang eceran di daerah di luar ibukota provinsi dan kabupaten. Hal ini menimbulkan dampak yang luas terhadap distribusi barang dan pada akhirnya menjadi salah satu sebab keterpurukan ekonomi menjelang tahun 1965 dan lainnya.
Orde Baru
Selama Orde Baru dilakukan penerapan ketentuan tentang Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia, atau yang lebih populer disebut SBKRI, yang utamanya ditujukan kepada warga negara Indonesia (WNI) etnis Tionghoa beserta keturunan-keturunannya. Walaupun ketentuan ini bersifat administratif, secara esensi penerapan SBKRI sama artinya dengan upaya yang menempatkan WNI Tionghoa pada posisi status hukum WNI yang "masih dipertanyakan".
Pada Orde Baru Warga keturunan Tionghoa juga dilarang berekspresi. Sejak tahun 1967, warga keturunan dianggap sebagai warga negara asing di Indonesia dan kedudukannya berada di bawah warga pribumi, yang secara tidak langsung juga menghapus hak-hak asasi mereka. Kesenian barongsai secara terbuka, perayaan hari raya Imlek, dan pemakaian Bahasa Mandarin dilarang, meski kemudian hal ini diperjuangkan oleh komunitas Tionghoa Indonesia terutama dari komunitas pengobatan Tionghoa tradisional karena pelarangan sama sekali akan berdampak pada resep obat yang mereka buat yang hanya bisa ditulis dengan bahasa Mandarin. Mereka pergi hingga ke Mahkamah Agung dan akhirnya Jaksa Agung Indonesia waktu itu memberi izin dengan catatan bahwa Tionghoa Indonesia berjanji tidak menghimpun kekuatan untuk memberontak dan menggulingkan pemerintahan Indonesia.
Satu-satunya surat kabar berbahasa Mandarin yang diizinkan terbit adalah Harian Indonesia yang sebagian artikelnya ditulis dalam bahasa Indonesia. Harian ini dikelola dan diawasi oleh militer Indonesia dalam hal ini adalah ABRI meski beberapa orang Tionghoa Indonesia bekerja juga di sana. Agama tradisional Tionghoa dilarang. Akibatnya agama Konghucu kehilangan pengakuan pemerintah.
Pemerintah Orde Baru berdalih bahwa warga Tionghoa yang populasinya ketika itu mencapai kurang lebih 5 juta dari keseluruhan rakyat Indonesia dikhawatirkan akan menyebarkan pengaruh komunisme di Tanah Air. Padahal, kenyataan berkata bahwa kebanyakan dari mereka berprofesi sebagai pedagang, yang tentu bertolak belakang dengan apa yang diajarkan oleh komunisme, yang sangat mengharamkan perdagangan dilakukan[rujukan?].
Orang Tionghoa dijauhkan dari kehidupan politik praktis. Sebagian lagi memilih untuk menghindari dunia politik karena khawatir akan keselamatan dirinya.
Pada masa akhir dari Orde Baru, terdapat peristiwa kerusuhan rasial yang merupakan peristiwa terkelam bagi masyarakat Indonesia terutama warga Tionghoa karena kerusuhan tersebut menyebabkan jatuhnya banyak korban bahkan banyak di antara mereka mengalami pelecehan seksual, penjarahan, kekerasan, dan lainnya.
Reformasi
Reformasi yang digulirkan pada 1998 telah banyak menyebabkan perubahan bagi kehidupan warga Tionghoa di Indonesia. Walau belum 100% perubahan tersebut terjadi, namun hal ini sudah menunjukkan adanya tren perubahan pandangan pemerintah dan warga pribumi terhadap masyarakat Tionghoa. Bila pada masa Orde Baru aksara, budaya, ataupun atraksi Tionghoa dilarang dipertontonkan di depan publik, saat ini telah menjadi pemandangan umum hal tersebut dilakukan. Di Medan, Sumatera Utara, misalnya, adalah hal yang biasa ketika warga Tionghoa menggunakan bahasa Hokkien ataupun memajang aksara Tionghoa di toko atau rumahnya. Selain itu, pada Pemilu 2004 lalu, kandidat presiden dan wakil presidenMegawati-Wahid Hasyim menggunakan aksara Tionghoa dalam selebaran kampanyenya untuk menarik minat warga Tionghoa.
Jumat, 13 Mei 2011
Chinese Indonesian (Tiong Hoa)
Chinese Indonesian
Suku bangsa Tionghoa (biasa disebut juga Cina) di Indonesia adalah salah satu etnis di Indonesia. Biasanya mereka menyebut dirinya dengan istilah Tenglang (Hokkien), Tengnang (Tiochiu), atau Thongnyin (Hakka). Dalam bahasa Mandarin mereka disebut Tangren (Hanzi: 唐人, "orang Tang"). Hal ini sesuai dengan kenyataan bahwa orang Tionghoa-Indonesia mayoritas berasal dari Cina selatan yang menyebut diri mereka sebagai orang Tang, sementara orang Cina utara menyebut diri mereka sebagai orang Han (Hanzi: 漢人, hanyu pinyin: hanren, "orang Han").
Leluhur orang Tionghoa-Indonesia berimigrasi secara bergelombang sejak ribuan tahun yang lalu melalui kegiatan perniagaan. Peran mereka beberapa kali muncul dalam sejarah Indonesia, bahkan sebelum Republik Indonesia dideklarasikan dan terbentuk. Catatan-catatan dari Cina menyatakan bahwa kerajaan-kerajaan kuno di Nusantara telah berhubungan erat dengan dinasti-dinasti yang berkuasa di Cina. Faktor inilah yang kemudian menyuburkan perdagangan dan lalu lintas barang maupun manusia dari Cina ke Nusantara dan sebaliknya.
Setelah negara Indonesia merdeka, orang Tionghoa yang berkewarganegaraan Indonesia digolongkan sebagai salah satu suku dalam lingkup nasional Indonesia, sesuai Pasal 2 UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia
Asal Kata Tiong Hoa
Tionghoa atau tionghwa, adalah istilah yang dibuat sendiri oleh orang keturunan Cina di Indonesia, yang berasal dari kata zhonghuadalam Bahasa Mandarin. Zhonghua dalam dialek Hokkian dilafalkan sebagai Tionghoa.
Wacana Cung Hwa setidaknya sudah dimulai sejak tahun 1880, yaitu adanya keinginan dari orang-orang di Cina untuk terbebas dari kekuasaan dinasti kerajaan dan membentuk suatu negara yang lebih demokratis dan kuat. Wacana ini sampai terdengar oleh orang asal Cina yang bermukim di Hindia Belanda yang ketika itu dinamakan Orang Cina.
Sekelompok orang asal Cina yang anak-anaknya lahir di Hindia Belanda, merasa perlu mempelajari kebudayaan dan bahasanya. Pada tahun 1900, mereka mendirikan sekolah di Hindia Belanda, di bawah naungan suatu badan yang dinamakan "Tjung Hwa Hwei Kwan", yang bila lafalnya diindonesiakan menjadi Tiong Hoa Hwe Kwan (THHK). THHK dalam perjalanannya bukan saja memberikan pendidikan bahasa dan kebudayaan Cina, tapi juga menumbuhkan rasa persatuan orang-orang Tionghoa di Hindia Belanda, seiring dengan perubahan istilah "Cina" menjadi "Tionghoa" di Hindia Belanda
Populasi di Indonesia
Berdasarkan Volkstelling (sensus) di masa Hindia Belanda, populasi Tionghoa-Indonesia mencapai 1.233.000 (2,03%) dari penduduk Indonesia di tahun 1930.[5] Tidak ada data resmi mengenai jumlah populasi Tionghoa di Indonesia dikeluarkan pemerintah sejak Indonesia merdeka. Namun ahli antropologi Amerika, G.W. Skinner, dalam risetnya pernah memperkirakan populasi masyarakat Tionghoa di Indonesia mencapai 2.505.000 (2,5%) pada tahun 1961.[6]
Dalam sensus penduduk pada tahun 2000, ketika untuk pertama kalinya responden sensus ditanyai mengenai asal etnis mereka, hanya 1% dari jumlah keseluruhan populasi Indonesia mengaku sebagai Tionghoa. Perkiraan kasar yang dipercaya mengenai jumlah suku Tionghoa-Indonesia saat ini ialah berada di antara kisaran 4% - 5% dari seluruh jumlah populasi Indonesia.[7]
Daerah Asal di China
Ramainya interaksi perdagangan di daerah pesisir tenggara Cina, menyebabkan banyak sekali orang-orang yang juga merasa perlu keluar berlayar untuk berdagang. Tujuan utama saat itu adalah Asia Tenggara. Karena pelayaran sangat tergantung pada angin musim, maka setiap tahunnya para pedagang akan bermukim di wilayah-wilayah Asia Tenggara yang disinggahi mereka. Demikian seterusnya ada pedagang yang memutuskan untuk menetap dan menikahi wanita setempat, ada pula pedagang yang pulang ke Cina untuk terus berdagang.
Orang-orang Tionghoa di Indonesia, umumnya berasal dari tenggara Cina. Mereka termasuk suku-suku:
Daerah asal yang terkonsentrasi di pesisir tenggara ini dapat dimengerti, karena dari sejak zaman Dinasti Tang kota-kota pelabuhan di pesisir tenggara Cina memang telah menjadi bandar perdagangan yang ramai. Quanzhou pernah tercatat sebagai bandar pelabuhan terbesar dan tersibuk di dunia pada zaman tersebut.
Daerah Konsentrasi
Sebagian besar dari orang-orang Tionghoa di Indonesia menetap di pulau Jawa. Daerah-daerah lain di mana mereka juga menetap dalam jumlah besar selain di daerah perkotaan adalah: Sumatera Utara, Bangka-Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Lombok, Kalimantan Barat, Banjarmasin dan beberapa tempat di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.
- Hakka - Aceh, Sumatera Utara, Batam, Sumatera Selatan, Bangka-Belitung, Lampung, Jawa, Kalimantan Barat,Banjarmasin,Sulawesi Selatan, Manado, Ambon dan Jayapura.
- Hainan - Pekanbaru, Batam, dan Manado.
- Hokkien - Sumatera Utara, Riau ( Pekanbaru Selatpanjang, Bagansiapiapi, dan Bengkalis), Padang, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa, Bali (terutama di Denpasar dan Singaraja), Banjarmasin, Kutai, Sumbawa, Manggarai, Kupang,Makassar, Kendari, Sulawesi Tengah, Manado, dan Ambon.
- Kantonis - Jakarta, Makassar dan Manado.
- Hokchia - Jawa (terutama di Bandung, Cirebon, Banjarmasin dan Surabaya).
- Tiochiu - Sumatera Utara, Riau, Riau Kepulauan, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Barat (khususnya di Pontianak danKetapang).
Di Tangerang Banten, masyarakat Tionghoa telah menyatu dengan penduduk setempat dan mengalami pembauran lewat perkawinan, sehingga warna kulit mereka kadang-kadang lebih gelap dari Tionghoa yang lain. Istilah buat mereka disebut Cina Benteng. Keseniannya yang masih ada disebut Cokek, sebuah tarian lawan jenis secara bersama dengan iringan paduan musik campuran Cina, Jawa, Sunda dan Melayu.
Langganan:
Postingan (Atom)